Beranda News Sepeda Bison Terbakar Gegerkan Warga Pelabuhan LCM

Sepeda Bison Terbakar Gegerkan Warga Pelabuhan LCM

759
0
ilustrasi : Polres Banyuwangi

Kalipuro – Satu unit sepeda motor Yamaha Bison DK 2485 DW terbakar di selatan Pelabuhan LCM Ketapang, Minggu (13/3/2016), sekitar pukul 16.30 WIB. Sang pengendara selamat tapi kuda besi yang dikendarainya hangus dilalap api.

Butuh waktu kurang lebih setengah jam untuk bisa memadamkan api. Sang pemilik kendaraan, Sugianto (25), asli Dusun Sidomukti, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, berjuang memadamkan api menggunakan air dan tanah dibantu warga dan aparat yang berjaga tak jauh dari lokasi. Sayang api yang cepat berkobar melumat habis kendaraan itu.

Peristiwa nahas yang dialami korban ini terjadi dalam perjalanan menuju Bali. Rencananya Sugianto hendak masuk Pelabuhan LCM Ketapang untuk menumpang kapal yang membawanya berlayar menuju Pelabuhan Gilimanuk. Namun baru mendekati pintu masuk pelabuhan kendaraan yang ditungganginya terjadi konsleting listrik hingga menimbulkan percikkan api.

Spontan Sugianto merasa kaget dan langsung menepikan kendaraannya. Sialnya percikkan api itu kian lama tambah besar dan membakar seluruh bodi kendaraan. Insiden ini memang merugikannya Rp 16 juta. Namun nyawanya yang selamat patut disyukuri.

Musibah yang dialami korban ini kemudian ditangani aparat untuk upaya bantuan. Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi menjelaskan, polisi yang berada di TKP langsung memperingatkan warga agar tidak mendekat karena dikhawatirkan timbul ledakkan dari tangki bensin.

“Alhamdulillah pengendaranya selamat, warga juga tidak ada yang jadi korban,” jelasnya.

Apa yang dilakukan Sugianto menurut AKP Supriyadi sudah benar. Begitu mengetahui percikkan api yang muncul dari dapur pengapian langkah pertama yang mesti dilakukan adalah menepikan kendaraan.

“Bayangkan bila motor terbakar di tengah jalan, bisa membuat panik pengendara lain sehingga memicu kemacetan,” terangnya.

Sarannya, sebelum melakukan perjalanan jauh sang pengendara harus melakukan pengecekan kelayakan kendaraan. Selain pengapian juga onderdil kendaraan yang layak pakai atau tidak. Langkah ini untuk menghindari insiden lakalantas selama dalam perjalanan.

“Jangan lupa pakai sepatu dan jaket. Sepatu berfungsi sebagai pengaman kaki jika terjatuh. Jaket bisa menahan hembusan angin yang menerpa dada sehingga tidak mudah masuk angin. Paling penting kenakan helm dan lengkapi kendaraan dengan surat-suratnya,” tukasnya. (polresbanyuwangi.com – Alv)

LEAVE A REPLY