Beranda News Banyuwangi Udara Dingin, Pendapatan Jasa Servis AC di Banyuwangi Juga Ikut Dingin

Udara Dingin, Pendapatan Jasa Servis AC di Banyuwangi Juga Ikut Dingin

937
0
Purwanto sedang memperbaiki AC

Gambiran – Cuaca yang tak menentu dan udara dingin yang melanda Banyuwangi akhir – akhir ini ternyata membawa dampak bagi usaha jasa servis Air Conditioner (AC) yang ada di Kecamatan Gambiran.

Adalah Purwanto, 50, warga Dusun Jatisari, RT 03 RW 02, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran. Dia mengaku pendapatan dari jasa servis AC cenderung menurun, bahkan sampai 50 persen. Jika biasanya dalam sehari dirinya mampu menyervis empat hingga lima AC, di musim yang tak menentu dan udara dingin yang dirasakan masyarakat  saat ini Purwanto hanya dapat menyervis dua hingga tiga AC saja.

Penurunan tersebut terjadi lantaran pengaruh udara yang dingin. Kata Purwanto, masyarakat jika sedang merasakan udara dingin, maka intensitas penggunaan AC menjadi sangat jarang. Namun sebaliknya, jika udara panas atau normal penggunaan AC menjadi lebih sering.

“Musim kemarau banyak yang membetulkan AC karena memang udara panas, jadi banyak warga ingin ruangannya menjadi dingin,” ungkapnya.

Biaya jasa servis yang dipatok Purwanto untuk standar cleaning adalah Rp50 ribu. Namun jika AC yang diperbaiki mengalami kerusakan yang agak berat dan membutuhkan perbaikan ekstra seperti penggantian sparepart, maka biayanya bisa menjadi lebih mahal. Sebab sparepart yang digunakan, lanjut Purwanto dibeli dari luar kota, seperti Jember dan Surabaya. Itupun harus pesan terlebih dahulu.

Pelanggan yang memanfaatkan jasanya tersebut tersebar dibeberapa wilayah, mulai dari Kalibaru, Genteng, Gambiran, Pesanggaran hingga Banyuwangi kota sudah menaruh kepercayaan kepadanya.

Meskipun pelanggan sedang sepi, Purwanto tetap optimis dan bersyukur, sebab apa yang diperoleh adalah rejeki yang sudah diberikan Tuhan kepadanya, “Semoga besok bisa ramai lagi,” pungkasnya.

Rizki Restiawan

LEAVE A REPLY