Beranda News Tiga Hari Menghilang, Nenek Minah Seperti Ditelan Bumi

Tiga Hari Menghilang, Nenek Minah Seperti Ditelan Bumi

1005
Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana, TNI, Polri dan Satpol PP , masih terus berupaya melalukan pencarian Nenek Munah sejak Sabtu 19 Agustus 2017 (Foto. Zaini Zain)

Radiobintangtenggara.com, SITUBONDO – Hari ketiga pencarian Nenek Munah belum juga membuahkan hasil.

Nenek berusia berusia 77 tahun yang hilang saat mencari buah arabika seperti raib seperti ditelan bumi. Nenek Munah hilang di kawasan Gunung Gimeng, Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan.

“Tim SAR gabungan sudah menyisir seluruh penjuru hingga radius 8 Kilometer,” kata Koordinator Pusdalpos BPBD Situbondo, Puriyono. Selasa, (22/08)

Baca Juga. Cegah Kepunahan, Pemkab Situbondo Paksa Kawin Banteng Jawa

Anehnya, lanjut Puri, hingga sore kemarin Senin  21 Agustus 2017 nenek Munah belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Satpol PP,Tagana, Pramuka dan warga setempat hingga kini masih berupaya melakukan pencarian.

Puri menambahkan, Tim SAR gabungan saat malam tidak melanjutkan pencarian karena cuaca tidak mendukung. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian hari ke tiga ke bebarapa titik yang belum terjangkau.

“Apapun yang terjadi pihak kami akan selalu berupaya mencari,” ujarnya.

Baca Juga. Nenek Pencari Buah Arabika Hilang di Perbukitan Gimeng Situbondo

Lebih lanjut, Puriyono menjelaskan, sebelum pencarian dilakukan, Tim SAR gabungan bersama keluarga dan warga setempat, akan melakukan Do’a bersama di Gunung Gimeng, agar Nenek Munah cepat ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya.  Nenek Munah hilang saat mencari buah arabika sejak Jumat lalu. Sejak Sabtu kemarin, Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian. Hari pertama pencarian hanya menemukan dua buah karung berisi buah arabika yang diduga milik nenek Munah.

ZAINI ZAIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here