Beranda News Situbondo Diduga Terjatuh, Pemburu Babi Hutan Tewas di Lereng Gunung Pacaron

Diduga Terjatuh, Pemburu Babi Hutan Tewas di Lereng Gunung Pacaron

441
0
Setyo Cipto, ditemukan meninggal dunia di lereng gunung Pacaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis (28 09 2017). (Foto. Zaini Zain)

Radiobintangtenggara.com, SITUBONDO – Seorang pembumburu babi hutan mengalami nasib nahas. Setyo Cipto, ditemukan meninggal dunia di lereng gunung Pacaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis (28/09).

Pria berusia 50 tahun asal Dusun Ranorejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, diduga terjatuh saat berburu. Didahinya terdapat bekas luka, kemungkinan karena terbentur bebatuan.

Korban Setyo Cipto ditemukan pertama kali seorang pencari kayu bakar bernama Tonia, 48 tahun warga setempat. Saat  ditemukan jasad korban dalam keadaan tertelungkup.

Baca Juga. Giat Operasi Sikat Semeru 2017, Polres Situbondo Temukan Pelaku Curat

Tonia kemudian memberi tahu warga dan melaporkannya ke polisi. Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoerahem Situbondo.

Setyo Prayitno, kakak kandung Setyo Cipto mengaku, adiknya berangkat berburu tiga hari lalu. Saat berangkat dari rumahnya, adiknya sebenarnya tidak sendirian melainkan bersama seorang temannya.

“Namun sesampainya di lokasi perburuan mereka berpisah,” katanya.

Menurut Setyo Prayitno, adiknya hanya kadang-kadang berburu. Sejak di PHK bekerja di tambak, kondisi ekonominya tak menentu sehingga terpaksa berburu babi hutan.

Baca Juga. Ratusan Guru Garis Depan Siap di Terjunkan di Situbondo

Setyo mengaku kerap menasehati adiknya, agar tak terlalu capek bekerja. “Sebab adik kandungnya memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan lambung,” ujarnya.

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Situbondo, IPTU Mahkrus Salim mengatakan, berdasarkan keterangan teman korban, kemungkinan korban terjatuh karena mengalami kelaparan.

Sebab selama berburu, korban sudah dua hari tidak makan. Apalagi korban disebut-sebut memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan penyakit lambung.

ZAINI ZAIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here