Beranda News Bali Gubernur Bali Made Mangku Pastika Pantau Langsung Aktivitas Gunung Agung

Gubernur Bali Made Mangku Pastika Pantau Langsung Aktivitas Gunung Agung

54
1
Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra,SH.,MH memantau langsung aktivitas Gunung Agung dari Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem. Senin (2/10). (Foto. Yulius Martoni)

Radiobintangtenggara,com, BALI – Gubernur Bali  Made Mangku Pastika didampingi oleh Kepala  Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra,SH.,MH memantau langsung aktivitas Gunung Agung dari Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem. Senin (2/10).

Dalam keterangan persnya kepada awak media seusai melakukan pengamatan aktivitas gunung agung melalui alat seismograf dan Tilt meter  di ruang monitor, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya untuk saat ini Gunung Agung tetap masih dalam status awas.

“Mmeskipun terjadi penurunan gempa yang terasa  namun intensitas gempa vulkanik  masih tinggi,” katanya.

Baca Juga. Provinsi Bali Raih Dua Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha

Peralatan yang ada sudah semakin diperkuat dan titik titik monitor di perbanyak sehingga informasi   yang diperoleh akan semakin banyak dan akurat.

Gubernur Pastika yang didampingi oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kasbani menegaskan bahwasannya meskipun terjadi peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Bali ini, namun belum berimbas pada sektor pariwisata.

Pariwisata Bali masih aman, mengingat letak beberapa destinasi wisata seperti Ubud, Nusa dua dan Kuta letaknya jauh dari lokasi Gunung Agung. “Untuk itu wisatawan diminta tidak kawatir jika akan pergi berwisata ke Bali,” ujarnya.

Baca Juga. Ratusan Ribu Pengungsi Tersebar di Sembilan Kabupaten di Bali

Pada bagian lain, Gubernur juga menegaskan mengingat status Gunung Agung masih awas maka bagi masyarakat yang berada di 28 desa yang dalam Kawasan Rawan Bencana untuk tetap mengungsi sementara itu warga desa diluar wilayah KRB dipersilahkan untuk kembali kedesanya.

YULIUS MARTONI

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY