Beranda News Situbondo DPRD SItubondo Kecewa, Perusda Banongan Dibuat PHP

DPRD SItubondo Kecewa, Perusda Banongan Dibuat PHP

152
2
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saat menggelar rapat pengesahan APBD Perubahan 2017 (FotoL: Zaini Zain)

Radiobintangtenggara.com, SITUBONDO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo, mengaku kecewa perkembangan Perusda Banongan.  Sudah setahun lebih pergantian Direktur Perusda Banongan, namun  belum menunjukan progress kemajuan.

Pada APBD Perubahan 2017, Perusda Banongan belum menyumbang sepeserpun ke PAD. Bupati Dadang Wigiarto menanggapi pertanyaan sejumlah fraksi terkait Perusda Banongan menjelaskan, Perusda Banongan baru bisa menyetor ke PAD pada APBD 2018 mendatang.

“Ironisnya, jumlah PAD Perusada Banongan diprediksi hanya35 juta rupiah,” kata Wakil Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye.

Baca Juga. Nekat Mencuri, Warga Kebaman di Amankan Polisi

Menurutnya, kecilnya PAD dari Perusda Banongan tersebut, menunjukan Perusaan plat merah itu belum menunjukan kemajuan apapun.

Padahal, lanjut Zeiniye Bupati Dadang Wigiarto pernah berjanji, akan memecat Direktur Perusda Banongan, jika selama setahun belum menunjukan kinerja yang baik.

“Jawaban Bupati yang belum memuaskan beberapa fraksi di DPRD, yaitu masalah honor Guru Tidak Tetap (GTT),” ujarnya.

Berdasarkan data, pada APBD induk 2017 honor GTT dianggarkan sebesar 8 Miliar, namun sepeserpun anggaran tersebut tak terserap.

Baca Juga. Ikan Segar, Ramaikan Fish Market Festival Muncar

Ironisnya, pada APBD Perubahan malah tidak dianggarkan, karena Pemkab berdalih data GTT belum divalidasi. Padahal pemberian honor GTT sudah  direncanakan sejak tahun  2016.

Zeiniye menilai, pemkab sama saja Pemberi Harapan Palsu atau PHP ribuan GTT. Sama seperti Perusda Banongan, hingga kini DPRD belum menerima hasil evaluasi.

Padahal sudah setahun lebih masa kepempimpinan Direktur baru masih belum menunjukan kemajuan. Oleh karena itu kata Zeiniye, berepa catatan APBD perubahan 2017 tersebut, akan jadi pembahasan teknis ditingkat Komisi bersama SKPD terkait.

Baca Juga. Tanggap Letusan Gunung Agung, Otoritas Pelabuhan Gilimanuk Dirikan Posko Siaga

Sementara itu, DPRD Situbondo telah mengesahkan APBD Perubahan 2017 kemarin. Total pendapatan sebesar 1 Trilyun 645 Miliar 317 juta rupiah lebih. Sedangkan anggaran belanja meningkat menjadi 1 Trilyun 756 Miliar 248 juta rupiah lebih.

Defisit belanja ditutup Silpa atau Sisa Lebih Penggunaan Anggaran APBD 2016, yang jumlahnya mencapai 110 Miliar 931 juta lebih.

Pada APBD Perubahan ada perubahan PAD dari asumsi sebelumnya 170 Miliar 700 juta rupiah lebih, meningkat menjadi 209 Miliar  906 juta rupiah lebih. Dengan demikian PAD  naik sekitar 39 miliar 505 juta rupiah lebih.

ZAINI ZAIN