Beranda News Banyuwangi Optimalisasi Energi Listrik, Aplikasi Penerapan pada Moda Transportasi Perlu di Gaungkan

Optimalisasi Energi Listrik, Aplikasi Penerapan pada Moda Transportasi Perlu di Gaungkan

68
1
Suasana Seminar di Kampus Poliwangi Banyuwangi dengan mengusung tema “Optimalisasi Energi Listrik untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dan Pengenalan Mobil Listrik Hemat Energi” (Foto. Irul Hamdani)

Radiobintangtenggara.com, BANYUWANGI –  Sejalan dengan kebijakan dan program konservasi energi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia melalui program disetiap  kementriannya.

PT Bumi Suksesindo  menggelar seminar bertajuk “Optimalisasi Energi Listrik untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dan Pengenalan Mobil Listrik Hemat Energi”. Kegiatan itu bekerjasama dengan civitas akademika Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dan berlangsung di Aula Direktorat Poliwangi.

“Kampanye hemat energi dan konservasi energi tersebut juga diikuti oleh ratusan mahasiswa Poliwangi,” kata Manajer External Affairs, Yunizar Imamsyah.

Baca Juga. Cuaca Ekstrim, Sebabkan Pohon Tumbang di Wilayah Banyuwangi

Menurut Yunizar, melalui kegiatan itu, pihaknya berharap dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk berhemat dalam pemanfaatan energi.

Lebih jauh lagi, mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai pemanfaatan sumber energi terbarukan dan konservasi energi. “Sehingga kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program CSR (Corporate Social Responsibility) kami di bidang pendidikan. Kami ingin mengajak para mahasiswa untuk lebih kreatif dalam memahami dan memanfaatkan sumber energi,” terangnya.

Yunizar menambahkan, Gerakan hemat energi perlu terus digalakkan mengingat cadangan sumber energi terbatas. Sementara pemenuhan kebutuhan energi masih didominasi oleh sumber energi fosil, dimana sumber energi itu tidak dapat diperbaharui.

Baca Juga. Stabilkan Harga Beras, Bulog Banyuwangi Gelar Operasi Pasar 2018

Sementara itu, lanjut Yunizar, kebutuhan energi dari tahun ke tahun terus meningkat  seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Dari 712 SBM pada tahun 2010, kebutuhan energi akan terus meningkat hingga 1.316 SBM pada tahun 2019.
Melihat data di atas, gerakan hemat energi dan konservasi energi merupakan kebutuhan yang mendesak. “Kita dapat memulainya dengan hal-hal yang terlihat kecil seperti menghemat pemakaian listrik,” pungkas Yunizar.

IRUL HAMDANI

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here