Beranda News Situbondo Ekosistem Terganggu, Ribuan Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Situbondo

Ekosistem Terganggu, Ribuan Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Situbondo

110
Seorang warga Desa Asembagus bersama anggota kepolisian menunjukkan deretan ulat bulu yang menyerang pemukiman warga di Desa Asembagus Situbondo. (Foto. Zaini Zain)

Radiobintangtenggara.com, SITUBONDO – Warga Dusun Kampung Barat RT 03 RW 06, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, dihebohkan munculnya serangan ulat bulu. Ribuan ulat bulu menyerang permukiman warga, hingga mengganggu warga menjalankan aktifitasnya.

Ribuan ulat bulu mulai masuk ke dinding rumah warga sejak beberapa hari terakhir ini. Sebagian warga mengaku gatal-gatal, karena ulat bulu berada di mana-mana.Ulat bulu tesebut berasal dari pohon jarak di pekarangan rumah kosong milik salah seorang warga.

Baca Juga. Amankan Pilkada 2018, Polres Situbondo Kendalikan Pasukan dari CCTV

Menurut Hanifah, salah seorang warga, ulat bulu tersebut mulai muncul sejak empat hari lalu. Hanifah mengaku dirinya dan warga lainnya sudah berusaha membakar ulat bulu yang masuk  ke rumah dan pekarang.

“Hari berikutnya  sudah muncul lagi banyak ulat bulu yang berjejer didinding rumah saya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Asembagus, AKP Sugiono mengaku, pihaknya bersama Muspika dan Kepala Desa setempat, langsung turun ke lokasi.

Baca Juga. Sambut Kunjungan Wisata 2019, Pemkab Situbondo Akan Bangun Pantai Tampora

Menurut Sugiono, ulat bulu yang menyerang pemukiman warga cukup banyak. Maka Muspika Asemabagus sepakat untuk meminta Dinas Pertanian menyemprot hama ulat tersebut.

“Diharapkan penyemprotan itu dapat menghambat perkembang biakan ulat tersebut,” ujarnya.

ZAINI ZAIN

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here