Beranda News Jember Turunnya Harga Beras Sebabkan Terjadinya Deflasi Di Kabupaten Jember.

Turunnya Harga Beras Sebabkan Terjadinya Deflasi Di Kabupaten Jember.

50
0
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember beserta Staff

Radiobintangtenggara.com, JEMBER – Bulan Maret 2018, Kabupaten Jember mengalami deflasi sebesar 0,08 persen yang ditunjukan oleh penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari bulan Februari sebesar 127,82 persen menjadi 127,27 persen di bulan Maret.

Dari 8 kota yang menghitung IHK di Jawa Timur,  6 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. 6 kota yang yang mengalami inflasi yakni kota Malang dan Kabupaten Banyuwangi masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,12 persen, diikuti kota Kediri 0,10 persen, Kota Surabaya 0,06 persen, Kota Madiun 0,02 persen dan Kabupaten Sumenep 0,10 persen.

Sedangkan 2 kota yang mengalami deflasi adalah kota Probolinggo sebesar 0,13 persen dan Kabupaten Jember 0, 08 persen. Pada bulan Maret Jawa Timur mengalami inflasi 0,06 persen dan Nasional juga mengalami inflasi sebesar 0,20 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember, Indria Purwaningsih menerangkan, komoditas yang turut memberikan andil terhadap terjadinya deflasi di Kabupaten Jember antara lain beras, wortel, kacang panjang, tomat sayur, telur ayam, cumi-cumi, minyak goreng, udang dan kentang.

Menurut Indria, deflasi yang terjadi di Kabupaten Jember ini disebabkan oleh penurunan harga beras, yang sepanjang bulan Maret mengalami penurunan harga antara Rp 500 hingga Rp 1.000 per kologram.

Sehingga bila dibandingkan rata-rata harga pada Februari beras mengalami deflasi sebesar 4,95 persen. Hal ini terjadi seiring musim panen raya yang sudah terjadi di Kabupaten Jember sejak Maret hingga April mendatang.

Selain itu harga beras di bulan Februari merupakan harga level tertinggi setelah beberapa bulan sebelumnya mengalami inflasi. Sehingga sudah tiba saatnya harga beras kembali turun seiring panen raya yang terjadi.

Berdasarkan hasil survey BPS, harga beras dipasaran saat ini, untuk beras kualitas super sudah turun dari kisaran harga Rp 13.000 menjadi Rp 12.500 hingga Rp 12.000 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium turun dari kisaran harga Rp 12.500 menjadi Rp 11.500 per kilogram. Sedangkan beras termurah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp11.500 hingga Rp 10.000 kini dijual dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 9.000 perkilogram.

SUPIANIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here