Beranda News Bondowoso Pilkada Bondowoso, Asuransi Pertanian Janjikan akan di Prioritaskan semakin Membaik

Pilkada Bondowoso, Asuransi Pertanian Janjikan akan di Prioritaskan semakin Membaik

36
0
perdebatan

Radiobintangtenggara.com, BONDOWOSO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso menggelar debat ke 2 para kandidat calon pemimpin Bondowoso untuk 5 tahun kedepannya.

Dalam debat kali ini pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Bondowoso nomer urut 2 Dhafir-Dayat menyampaikan visi dan misinya jika kelak terpilih menjadi Bupati Bondowoso.

Menurut Calon Bupati Ahmad Dhafir dalam janji politiknya jika kelak dirinya bersama wakilnya diberikan amanah untuk memimpin Bondowoso, maka ada 3 hal yang akan menjadi prioritasnya yaitu Pertanian, Industri kecil menengah, dan juga Pariwisata.

Dirinya berjanji akan memberikan asuransi terhadap segala tanaman Pertanian di Bondowoso. Hal ini bertujuan agar para petani bisa terhindar dari kerugian disaat gagal panen.

“Ketika petani rugi sudah mendapatkan ganti rugi, ini merupakan bagian dari berdaya di bidang ekonomi yang orientasinya adalah mensejahterahkan masyarakat. Terlebih, 60 persen profesi masyarakat Bondowoso yakni adalah petani,” ungkapnya.

Menurut Dhafir, kondisi lahan pertanian di Bondowoso lebih didominasi oleh lahan yang mengandalkan air hujan dibandingkan dengan lahan persawahan. Lahan yang mengandalkan tadah hujan itu mencapai sekitar 39 ribu hektar, sedangkan lahan persawahan sekitar 36 ribu hektar.

“Maka untuk menambah lahan pertanian basah harus ada rekayasa pertanian agar masyarakat petani mampu mengelola pertanian mereka lebih baik, sehingga tidak perlu menunggu air hujan lagi dalam menggarap lahan pertanian,” jelasnya.

BACA JUGA : Bupati Bondowoso Resmikan Gedung Sarana Pendidikan di EDC

Selain itu menurut Dhafir untuk menaikkan ekonomi masyarakat, maka pengembangan di bidang industri kecil menengah harus lebih ditingkatkan lagi dengan memberikan bantuan peralatan maupun pinjaman pokok.

“Maka upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menyiapkaan pasar bagi pelaku UMKM. Sekaligus mendorong 38 ribu UMKM di Bondowoso,” imbuhnya.

Dhafir menambah bahwa disektor Pariwisata harus lebih dikembangkan lagi agar bisa menambah PAD dan juga menaikkan roda perekonomian masyarakat Bondowoso.

“Pariwisata sendiri menjadi pasar yang bisa dikelola untuk masyarakat yang sekaligus meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui retribusi para wisatawan,” pungkasnya.

MOHAMMAD ANSORI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here