Beranda News Bali Gunung Agung Erupsi, Sembilan Lokasi Terpapar Abu Vulkanik

Gunung Agung Erupsi, Sembilan Lokasi Terpapar Abu Vulkanik

46
0
Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem . (Foto. Istimewa)

Radiobintangtenggara.com, BALI – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kembali mengalami erupsi pada Minggu (30/12/2018) pukul 04.09 WITA. Letusan berlangsung selama selama 3 menit 8 detik dengan amplitudo 22 mm.

Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem saat mengudara di FM 95,6 Bintang Tenggara Banyuwangi menyampaikan jika pihaknya memantau ada tiga titik terpapar hujan abu sedang, yaitu Banjar Dinas Uma Anyar Ababi bagian barat, Kota Amlapura, dan Banjar Dinas Butus di Desa Bhuana Giri.

Sementara itu, Enam lokasi terpapar hujan abu ringan, yaitu Desa Seraya Barat, Desa Seraya Tengah, Banjar Dinas Ujung Pesisi, Lingkungan Pesagi dan Pebukit, Desa Tenggalinggah dan Kantor BPBD Karangasem.

“Kami terus melakukan upaya mitigasi bencana kepada warga yang ada dilokasi terdampak,” katanya.

Bagus akan mengupayakan untuk terus melakukan koordinasi dengan kepala desa dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana di lokasi yang memantau kondisi sekitar Gunung Agung. Ia akan terus melakukan pemetaan ke lokasi terjadinya hujan abu di sejumlah titik usai erupsi terdeteksi Ahad (30/12) sekitar pukul 04.09 WITA.

Menurut Bagus, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Ban dan Desa Dukuh yang menyatakan sampai saat ini tidak lagi terpantau ada asap dan hujan abu setelah erupsi pagi tadi. Desa Jungutan dan pantauan dari Kantor BPBD menunjukkan Gunung Agung saat ini tertutup mendung tebal.

“Masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai yang berhulu di  Gunung Agung diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder, seperti lahar hujan yang bisa saja terjadi pada musim penghujan,” ujarnya.

Kondiasi saat ini Gunung Agung masih berstatus siaga atau level tiga. Masyarakat di sekitar Gunung Agung, termasuk pendaki, pengunjung, wisatawan diimbau tidak melakukan pendakian dan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya dalam radius empat kilometer (km) dari kawah puncak.

Fareh Yusuf

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here