Banyuwangi

Pasca Erupsi Gunung Agung, Gempa Hembusan Masih Terdeteksi

Radiobintangtenggara.com, BALI – Pasca Erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali pada Minggu (30/12/2018) pukul 04.09 WITA. Dimana letusan kala itu berlangsung selama selama 3 menit 8 detik dengan amplitudo 22 mm.

Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem saat mengudara di FM 95,6 Bintang Tenggara Banyuwangi. Senin, (31/12/2018) menyampaikan jika pihaknya terus melakukan pemantauan.

Menurut Ida Bagus, Senin pagi disekitaran puncak Gunung Agung di Karangasem terpantau ada hembusan dari kawah Gunung Agung. Pun begitu kondisi disekitan lokasi diwilayah Karangasem masih terpantau normal.

“Tiga titik yang terpapar hujan abu sedang kemarin sudah tertangani,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga terus mengeluarkan himbauan kepada warga dan wisatawan untuk tidak mendekati lokasi bahaya di radius empat kilometer dari puncak kawah. Mengingat banyak jalur illegal pendakian yang ada disekitaran Gunung Agung yang tetap digunakan untuk pendakian meski sudah dikeluarkan larangan.

Oleh karenanya pihak BPBD juga bekerjasama dengan anggota Perhutani guna melakukan pengamanan dijalur yang berpotensi dilakukan pendakian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami terus melakukan upaya agar warga tetap berada di zona nyaman Gunung Agung,” katanya.

Berdasar dati PVMBG kondiasi saat ini Gunung Agung masih berstatus siaga atau level tiga. Masyarakat di sekitar Gunung Agung, termasuk pendaki, pengunjung, wisatawan diimbau tidak melakukan pendakian dan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya dalam radius empat kilometer (km) dari kawah puncak.

Fareh Yusuf

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top