Beranda News Jember Mayat Wanita di Pantai Paseban Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Wanita di Pantai Paseban Diduga Korban Pembunuhan

99
0
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantason. (Foto. Supianik)

Radiobintangtenggara.com, JEMBER – Teka-teki ditemukannya sesosok wanita di Pesisir Pantai Paseban Kecamatan Kecong, kabupaten Jember pada, Senin (21/1/2019) lalu, sudah menemukan titik terang. Mayat tersebut adalah Idayati, 42 tahun, warga Jalan dr. Soetomo, Kabupaten Lumajang.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantason menerangkan, berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh tim dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, diketahui penyebab kematian korban karena pendarahan otak yang diakibatkan pukulan benda tumpul.

“Hasil otopsi pada jenazah korban juga ditemukan adanya empat patah tulang rusuk dan luka di tengkorak kepala,” kata saat dikonfirmasi jurnalis RBT. Rabu, (23/01/2019).

Yadwivana menjelaskan, kematian korban itu masih diselidiki lebih dalam lagi, tetapi berdasarkan bukti-bukti awal, kuat dugaan wanita tersebut adalah korban pembunuhan. Lebih lanjut, ia menerangkan pihaknya masih mencari bukti-bukti baru dan mendalami keterangan saksi-saksi.

Sejauh ini sudah ada tiga saksi yang dimintai keterangannya, yakni kakak ipar korban, perangkat desa dan warga yang menemukan mayat tersebut. Hasil informasi yang dikumpulkan, Jumbo menerangkan korban diketahui keluar dari rumahnya pada Sabtu (19/1/2019) lalu dengan menggunakan motor dan membawa HP.

“Namun kedua barang tersebut masih belum ditemukan hingga sekarang,” ujarnya.

Yadwivana menambahkan, dari keterangan kerabatnya, korban juga diketahui telah menikah siri dengan lelaki yang saat ini masih berada di Kalimantan, sehingga pihaknya masih berusaha menghubunginya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (21/01/2019), seorang pencari barang bekas Bambang, 50 tahun warga Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, menemukan mayat seorang wanita di pinggir pantai Paseban, Kecamatan kencong. Kondisi mayat saat ditemukan cukup mengenaskan, tertelungkup ditumpukan sampah dengan kondisi setengah telanjang.

SUPIANIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here