Beranda News Jember Cuaca Ekstrem, Dua Wisatawan Meninggal di Pantai Payangan Jember

Cuaca Ekstrem, Dua Wisatawan Meninggal di Pantai Payangan Jember

31
0
Proses evakuasi korban meninggal Dunia di Pantai Payangan saat sedang berwisata. (Foto. Twitter Pusdalop BPBD)

Radiobintangtenggara.com, JEMBER – Empat warga Jombang hanyut terbawa arus saat mandi di pesisir pantai Payangan, Ambulu, Jember, Minggu (10/2/2019). Akibatnya 1 orang ditemukan selamat, dua orang meninggal dunia dan 1 orang lainnya masih belum ditemukan.

Heru Widagdo selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Fokus kegiatan tim BPBD Jember pada hari Minggu memusatkan di dua lokasi, yaitu, pertama pencarian terhadap korban yang dikabarkan hanyut disungai Sadengan Kecamatan Puger, pada Sabtu (09/02/2019). Korban atas nama Nahrowi (35) warga Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, hingga hari ke-2 pencarian masih belum ditemukan.

Sementara itu, fokus lain BPBD Jember juga melakukan pencarian terhadap korban terseret ombak di pantai Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Dimana dikabarkan sebelumnya empat orang wisatawan asal Jombang terseret arus saat berwisata di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).

“Dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian ini, sedangkan satu korban selamat dan satu belum ditemukan,” katanya saat mengudara di FM 95,6 Bintang Tenggara Banyuwangi.

Korban meninggal dunia, lanjut Heru, atas nama Yuda Mahardika (34) tercatat sebagai warga Desa Pulo Kecamatan/Kabupaten Jombang, dan Zakiya (30) asal Desa Mojo, Kecamatan Tembelong, kabupaten Jombang.

Sementara Moh. Hasan (23) pria asal Jombang itu masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Sedangkan satu koban lain, Yanik Susanti (34) asal Jombang dikabarkan selamat dan menjalani perawatan di Puskesmas Ambulu Jember.

“Proses pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan menyesuaikan arahan dari Basarnas Jember, sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pencarian korban dua insiden dengan lokasi yang berbeda ini.” Pungkasnya.

SULTON SYAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here