Beranda News Jember Ratusan Sopir Angkot di Jember Tuntut Pencabutan Ijin Angkutan Online

Ratusan Sopir Angkot di Jember Tuntut Pencabutan Ijin Angkutan Online

31
0
Aksi demonstrasi sopir angkot di Jember (Foto:Supianik/RBT)

Radiobintangtenggara.com, Jember – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Jember, Rabu (11/9/2019) menggelar aksi mogok. Mereka menuntut penutupan aplikasi salah satu transportasi online di Kabupaten Jember.

Koordinator aksi Siswoyo mengatakan, transportasi online yang masuk ke Jember sangat merugikan angkutan konvensional yang telah lebih dulu beroperasi.

Ia menyampaikan, transportasi online di Jember tidak memiliki ijin, namun mereka bisa dengan leluasa beroperasi hingga sangat rugikan pengemudi angkutan konvensional.

Dengan kondisi ini pihaknya, mengajukan tuntutan kepada pemerintah Kabupaten Jember untuk menutup aplikasi angkutan umum yang beroperasi, dan menolak angkutan online baru yang belum beroperasi.

Ia menambahkan, selama belum ada jawaban dari Pemkab Jember pihaknya tetap akan melakukan mogok beroperasi. Total angkutan yang mogok kali ini, sebanyak 298 angkutan kota, taxi argo, Mobil Penumpang Umum dan angkutan desa.

Menanggapi hal tersebut, Asisten II Pemerintah  Kabupaten Jember, Aris Maya menerangkan, Pemkab tidak bisa serta merta melakukan pencabutan ijin dan penutupan aplikasi. Karena memberikan atau mencabut izin operasi angkutan online merupakan domain dari Gubernur dan Menteri.

Kendati demikian, Aris berjanji akan langsung menyampaikan tuntutan sopir angkot kepada Bupati Jember. Agar Bupati dalam waktu dekat bisa berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait pencabutan izin operasi angkutan online. (*)

Supianik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here