Beranda News Jember Pemilik Aplikasi Transportasi Online Harus Membuka Kantor Cabang di Daerah

Pemilik Aplikasi Transportasi Online Harus Membuka Kantor Cabang di Daerah

23
0
Menggelar Diskusi: Sopir angkutan komnvensional di Jember menyampaikan kepada Dinas Perhubungan dan Pemkab Jember keluhan mereka tentang anglutan online (Foto:MuhajirEfendi/RBT)

Radiobintangtenggara.com, Jember – Pasca aksi mogok oleh sopir angkutan konvensional di Jember Rabu (12/9/2019) kemarin, UPT Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Jember terus berkoordinasi dengan pusat, tentang persoalan transportasi online yang masuk ke Jember.

Kepala UPT Dinas Perhubungan Dinas Provinsi Jawa Timur di Jember, Agus Wijaya Kamis (12/9/2019) mengatakan, berdasarkan  Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018 Pasal 28 disebutkan, perusahaan aplikasi transportasi online harus membuka kantor cabang ditempat aplikasi tersebut beroperasi.

Namun berkaitan dengan pembukaan kantor cabang tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik aplikasi karena Dinas hanya bisa memberikan himbauan.

Ia menjelaskan, pasca aksi demontrasi kemarin pihaknya telah menyampaikan kepada pusat dan Jawa Timur untuk menghadirkan pemilik aplikasi. Namun, masih belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

Agus menambahkan,  untuk mengatasi persoalan ini masing-masing perusahaan aplikasi online yang belum membuka kantor cabang, harus segera membuka dan mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan di Jember. Sehingga pelaku jasa angkutan bisa bersama-sama menjaga keamanan di Jember. (*)

Supianik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here