Beranda Tak Berkategori Tertabrak Kereta Api di perlintasan tanpa palang pintu, satu orang meninggal dunia

Tertabrak Kereta Api di perlintasan tanpa palang pintu, satu orang meninggal dunia

20
0

Glenmore – Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di wilayah Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi sore kemarin (06/10) sekitar pukul 14.22 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan Kereta Api Mutiara Timur Relasi Surabaya – Banyuwangi, dengan mobil Isuzu Panther warna biru dengan nopol DK 1734 BD, yang di kemudikan MOHAMAD SAINI (44), beserta istrinya HESTI WIJAYA NINGRUM (39), dan seorang balita ABDILLAH (2), semua warga Dusun Kampung baru, Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore.

Menurut keterangan IPDA NANANG WARDHANA selaku Kanit Lantas Polsek Kalibaru, awalnya Kereta Api Mutiara Timur itu akan melintas dari arah Surabaya menuju ke Banyuwangi.

Sesampainya di TKP, ada sebuah mobil Isuzu Panther yang di kemudikan MOHAMAD SAINI, akan melintas di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu. Secara bersamaan, masinis sudah memberikan isyarat klakson panjang sebanyak 3 kali, tetapi mobil Isuzu Panther warna biru dengan nopol DK 1734 BD, tetap melintas tanpa memperhatikan situasi perlintasan, kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan, sehingga mobil Isuzu Panther terpental cukup jauh ke arah timur.

Akibat kecelakaan tersebut, satu keluarga yang berada dalam mobil itu dilarikan ke RSU Bhakti Husada Krikilan Glenmore untuk mendapatkan perawatan medis.

Sayangnya, sesampainya di rumah sakit, salah satu korban bernama HESTI WIJAYA NINGRUM (39) meninggal dunia akibat mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan ABDILLAH (2) mengalami luka di bagi kepala dan patah tulang kaki sementara MOHAMAD SAINI (44) mengalami luka lecet di bagian pelipis. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here