Jember

PT KAI Daop IX Jember, Siapkan Kenormalan Baru Bagi Penumpang

Radiobintangtenggara.com, BANYUWANGI – Indonesia tengah bersiap menerapkan tatanan kehidupan baru. Pemerintah telah meminta perusahaan-perusahaan menyiapkan panduan kenormalan baru di lingkungannya masing-masing, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang transportasi tersebut telah menyiapkan pedoman new normal bagi pelanggannya.

Meski PT KAI Daerah Operasional (Daop) IX Jember memperpanjang masa pembatalan perjalanan kereta api (KA) penumpang hingga 30 Juni 2020. Namun segala persiapan guna menyambut kenormalan baru terus di persiapkan. Sebab pembatalan operasi perjalanan KA tersebut berdasarkan pertimbangan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 masih terus dilakukan.

“Sehingga pergerakan atau mobilitas masyarakat yang akan menggunakan KA untuk bepergian harus dibatasi,” kata Manager Humas PT KAI DOAP IX Jember Mahendro Trang Bawono saat mengudara di Fm 95,6 Bintang Tenggara Banyuwangi. Minggu, (07/06).

Mahendro, mengatakan perpanjangan pembatalan operasi KA diatur dalam Keputusan Menhub RI No KM 116 Tahun 2020 terkait perpanjangan masa berlaku Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Pedoman kenormalan baru tersebut, lanjut Mahendro juga mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

“Pedoman ini akan kami aplikasikan ketika Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak KAI Daop IX masih menunggu arahan dari Kementerian Perhubungan dan terus memperhatikan perkembangan penanganan penyebaran Covid-19. Saat kenormalan baru sudah bergulir, nantinya pemesanan tiket hanya dapat dilakukan secara daring melalui Aplikasi KAI Access, Web KAI, dan mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya.

Sedangkan loket hanya difungsikan untuk pembelian go show yakni tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Mahendro menjelaskan bahwa akan ada beberapa proses yang harus ditaati oleh penumpang ketika berada di lingkungan stasiun dan kereta.

Aturan tersebut diantaranya penggunaan face shield untuk setiap penumpang KA, pengukuran suhu tubuh yang harus kurang dari 37,3 derajat celsius, pada proses boarding penumpang wajib menunjukkan tiket dan identitas penumpang kepada petugas boarding.

“Kebijakan pembatalan perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan sehingga tidak menutup kemungkinan dapat berubah sewaktu-waktu,” tutupnya.

Fareh Hariyanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top