Ketua Perhimpunan Hotel dan restauran Indonesia (PHRI) Jember, Teguh Suprayitno saat dikonfirmasi terkait tingkat Okupansi hotel selam even JFC berlangsung. (Foto. Supianik)

Radiobintangtenggara.com, JEMBER – Saat berlangsungnya event Jember fashion Carnaval (JFC) tingkat hunian hotel di kabupaten Jember Overload.

Sejumlah tamu dari luar kota bahkan harus diinapkan disejumlah penginapan dan hotel di luar wilayah kabupaten Jember, seperti ke Banyuwangi dan Bondowoso.

hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan restauran Indonesia (PHRI) Jember, Teguh Suprayitno. Jum’at, (11/08)

Menurut Teguh, sejak H-3 hingga H+1 event JFC yang digelar sejak tanggal 9 hingga 13 Agustus 2017, tingkat hunian(Okupansi) hotel khususnya yang berada di kota Jember mencapai 100 persen.

“Hal ini berimbas pada hotel-hotel lain yang berada diluar kota Jember bahkan kabupaten tetangga,” katanya.

Baca Juga. Polres Jember Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalur Saat Pengamanan JFC

Meski demikian, lanjut Teguh, pihaknya  mengakui jika tingginya okupansi hotel itu hanya terjadi selama event JFC yang tidak lebih dari 2 minggu.

Oleh karena itu ia berharap pemerintah Kabupaten Jember mampu mengadakan event lain agar wisatawan datang bisa lebih lama tinggal di Jember.

Teguh menegaskan, harus ada event yang diadakan sepanjang tahun secara terjadwal. “Agar kujungan wisatawan ke Jember juga stabil sepanjang tahun,” ujarnya.

SUPIANIK

LEAVE A REPLY