Beranda News Jember Dikira Besi Tua, Pemulung Ini Loakkan Mortir Peninggalan Jaman Belanda

Dikira Besi Tua, Pemulung Ini Loakkan Mortir Peninggalan Jaman Belanda

52
0
Kabag Ops Polres Jember Kompol Muhamad Lutfi saat dimeintai konfirmasi terkait penemuan granat. (Foto. Supianik)

Radiobintangtenggara.com, JEMBER – Polres Jember menerima laporan penemuan mortir di dua wilayah sekaligus. Pertama sebuah granat tangan di Desa Sukogitri, Kecamatan Ledokombo dan sebuah mortir di Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji Kecamatan Jember.

Kabag Ops Polres Jember Kompol Muhamad Lutfi menerangkan, granat tangan di Ledokombo ditemukan oleh seorang warga setempat bernama Suli pada hari kamis sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu yang bersangkutan hendak menanam cabe di pekarangan rumahnya.

Saat sedang mencangkul tiba-tiba ada benda keras yang mengenai mata cangkulnya. Saat diambil ternyata sebuah granat. “Takut terjadi hal yang tidak diinginkan ia lantas menyerahkan granat temuannya itu  ke Polsek Ledokombo,” katanya.

Sedangkan untuk mortir, di temukan di Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji pada hari Kamis sekitar pukul 16.00 WIB. Ditemukan oleh seorang pemulung, mortir tersebut sempat dikira besi tua sehingga dijual ke pengepul barang bekas yang ada di kecamamatan Jenggawah.

Pengepul yang mengetahui jika barang yang baru diserahkan pemulung adalah mortir lalu meyerahkannya ke Polsek Jenggawah. Menurut Lutfi, granat tangan dan mortir yang ditemukan warga tersebut diduga merupakan peninggalan jaman perang.

“Diduga kuat kedua barang tersebut masih dalam keadaan aktif mengingat pelatuk pemicunya masih terbungkus,” ujarnya.

Setelah menerima penyerahan bahan peledak dari Polsek Ledokombo dan Polsek Jenggawah, Polres Jember lantas menghubungi Unit Jihandak Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim. Dan hari ini Jumat (23/2/2018) kedua barang berbahaya tersebut diserahkan ke tim Jihandak untuk dilakukan penanganan.

SUPIANIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here