Banyuwangi

IDI Banyuwangi Minta Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19

Radiobintangtenggara.com, GENTENG –  dr YOS HERMAWAN, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banyuwangi menanggapi perihal perlunya kewaspadaan gelombang kedua kasus Covid-19 seiring dengan peningkatan kasus di Kabupaten Banyuwangi akibat adanya kluster baru Pondok Pesantren.

Hermawan, mengungkapkan meski fasilitas tes Covid-19 sudah cukup memadai, namun kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19 perlu di perhatikan. “Khawatirnya jika terjadi ledakan pasien terkonfirmasi Covid-19 fasilitas kesehatan akan menjadi terbatas,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya pelacakan masif untuk mencegah virus semakin menyebar di wilayah Banyuwangi butuh peran serta Masyarakat. Pihak IDI juga menegaskan perlunya terobosan dalam penanganan Covid-19 di ‘daerah yang menunjukkan tren penyebaran yang masih tinggi’.

Sebab ketika ada penyakit menular yang semakin menyebar luas, yang menjadi PR bersama adalah bentuk sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Berkaca di Klaster Pondok Pesantren, pihaknya berharap masyarakat bisa memperhatikan perkembangan Covid – 19 di Banyuwangi.

Sebab pihak IDI juga menemukan adanya warga yang mengeluhkan lantaran hilangnya indera penciuman penuh atau parsial yang dikenal sebagai anosmia. Rasa juga dapat terdistorsi dalam kondisi yang dikenal sebagai dysguesia. “Walaupun virus Covid-19 dapat menyebabkan bersin dan pilek khas flu biasa, itu juga dapat mengganggu sistem penciuman,” pungkasnya.

Fareh Hariyanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top