Beranda News Bali Berharap Tetap Kondusif, Doa Bersama di Gelar di Renon Bali

Berharap Tetap Kondusif, Doa Bersama di Gelar di Renon Bali

142
1
Doa bersama lintas agama TNI berserta komponen masyarakat untuk keselamatan bencana Gunung Agung, di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon. Denpasar, (30/09). (Foto. Repro)

Radiobintangtenggara.com, BALI – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang dalam kesempatan tersebut mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika, menghadiri doa bersama.

Acara itu diselenggarakan lintas agama bersama TNI berserta komponen masyarakat untuk keselamatan bencana Gunung Agung, di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar (30/9).

Pada acara yang juga dihadiri oleh Pangdam IX Udayana Komarudin Simanjuntak, Wagub Sudikerta mengucapkan apresiasinya terhadap seluruh masyarakat Bali khususnya TNI yang telah menginisiasi terselenggaranya acara ini.

Baca Juga. Cegah Potensi Koraban Jiwa, Pemprov Bali Siapkan Titik Evakuasi

Menurutnya adanya doa bersama merupakan bentuk aksi nyata solidaritas masyarakat Bali terhadap eksistensi kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu, ia berharap dengan doa bersama ini dapat menjadikan masyarakat tetap kondisif ditengah situasi siaga bencana Gunung Agung yang saat ini masih berstatus level IV atau awas.

Disamping itu, Sudikerta juga meminta masyarakat tetap mengikuti instruksi dari Pemerintah dengan tidak mempercayai ataupun dengan sengaja menyebarkan berita-berita hoax yang saat ini marak beredar di media sosial.

“Saya harap doa bersama ini dapat memberikan kondusifitas dikalangan masyarakat ditengah siaga bencana yang kita hadapi saat ini,” ucapnya.

Baca Juga. Hadiri Deklarasi Kebangsaan, Ini Pesan Jokowi Bagi Rektor se-Indonesia

Lebih lanjut, Sudikerta menekankan agar masyarakat yang tidak ada dalam wilayah KRB 1,2 dan 3 dapat turut membantu mengulurkan tangan kepada saudara-saudara yang ada dalam wilayah tersebut.

Mengingat ditengah kondisi yang tidak pasti masih banyak dibutuhkan oleh para pengungsi, untuk itu dengan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerinah Pusat dan Daerah juga dibutuhkan peran aktif dari seluruh masyarakat.

“Kami seluruh komponen yang ada di Bali untuk meringankan beban masyarakat yang ada di pengungsian,” katanya.

YULIUS MARTONI

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here