Inilah Isok, pria asal Bandung Jawa Barat ini setiap tahun selalu berjualan di Banyuwangi

Rogojampi – Jelang hari ulang tahun (HUT) RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, pedagang bendera musiman dari luar kota mulai membanjiri Banyuwangi.

Seperti yang terlihat di depan Puskesmas Gitik, Rogojampi Sabtu siang tadi (30/7). Para pedagang bendera sudah terlihat memajang daganganya di pinggir jalan.

Sebut saja Isok, 45, pria asal Kota Bandung, Jawa Barat ini datang jauh jauh ke Banyuwangi hanya untuk memanfaatkan momen agustusan.

Dirinya mengaku sudah empat hari berada di Banyuwangi untuk jualan bendera. Isok, datang bersama 12 rekan sesama pedagang yang lain sejak Rabu (27/7) lalu. Ia sengaja memilih Banyuwangi karena tren penjualan setiap tahun cukup bagus. “Setiap tahun kami datang ke sini,” ungkapnya.

Bendera yang dijual Isok cukup beragam, mulai dari ukuran kecil hingga besar. Harganya pun juga bervariasi, dari harga Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu tergantung ukuran bendera.

Tahun lalu Isok mengaku dalam sehari mampu menjual 20 hingga 30 lembar bendera, namun pada tahun ini dalam sehari dirinya hanya mampu menjual sebanyak 10 hingga 15 lembar bendera saja.

Penurunan pendapatan dari penjualan bendera tersebut lanjut Isok, lantaran banyak pesaing dari dalam kota, sebab pedagang bendera musiman juga banyak bermunculan.

Meski demikian, lepas dari itu semua Isok mengaku tetap bersyukur, sebab barang daganganya masih tetap laku dan terjual.

Rizki Restiawan

LEAVE A REPLY